Sabtu, 03 Mei 2014

Titik Jenuh (?)

Mungkin aku dan kamu sama-sama sedang berada di titik jenuh. Aku dan kamu sudah sama-sama lelah memberi/ membaca isyarat atau apapun itu, dan akhirnya sekarang kita sama sama memilih untuk diam. 
Mungkin seharusnya memang seperti ini. Aku sudah janji buat nggak menghambat langkah kamu itu artinya aku juga harus ikhlas kamu pergi nantinya. hehe . 
Pergi? sepertinya bukan istilah yang tepat, tapi aku nggak tau apa istilah lain itu selain 'pergi'? 
Mungkin emang gini jalannya, cukup cuma bisa nebak tapi tidak untuk tau apa yang sebenarnya terjadi. Cukup diam aja.
Mungkin aku yang salah nebak itu semua, aku yang salah ngertiin semuanya. 
Mungkin aku yang terlalu berharap. iya. aku-yang-salah. 
Aku diam karena terlalu takut nantinya ngerasa sangat kehilangan, kalo kamu ?:')

Sumpah berasa cengeng banget nulis kayak gini. wkwk
Ceritanya lagi buntu, terus nggak tau kenapa nulisnya gini. zzzz
Iyaaaa terserah orang bilang ini curhat atau apa gitu. aku juga nggak tau kenapa tulisannya gini -___-
Maafkan nggak jelas :'))))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar