Selasa, 21 Juli 2015

Rectoverso, Cinta yang Tak Terucap



Haloo :)
Sebenarnya ini agak buntu sih yaa, jadi iseng nyoba buat review film. Film yang bakal aku bahas ini judulnya “Rectoverso” . (iya iyaaa ini filmnya udah cukup lama yaa, bukan film baru hehee)

Cover novel



Awalnya Rectoverso ini novel, atau mungkin lebih tepatnya buku kumpulan cerpen Dewi Lestari sekitar tahun 2008, dan akhirnya difilmkan di tahun 2013. Rectoverso sendiri awalnya terdiri dari 11 cerpen, tapi yang difilmkan cuma 5 cerpen. Disutradarai beberapa aktris Indonesia diantaranya, Marcella Zalianty, Rachel Maryam, Happy Salma, Cathy Sharon, dan Olga Lidya. Aktor dan Aktris yang beperan di film ini juga pada keren-keren semua disini, benar-benar bisa nyampaikan isi film ini sih menurutku. Pada intinya semua ceritanya sama “cinta yang tak terucap” tapi dalam situasi dan kondisi yang beda-beda gitu. Recommended banget pokoknya ! 
Oke, ini ceritanya 

1.       Malaikat Juga Tahu.
Sutradara : Marcella Zalianty
Pemeran : Lukman Sardi (Abang), Prisia Nasution (Leia), Dewi Irawan (Bunda), Hans (Marcell Domits).
Soundtrack : Malaikat Juga Tahu (Glenn Fredly)
Ceritanya tentang Abang, seseorang yang mengidap autis jatuh cinta pada Leia, salah satu penghuni kost milik Bunda (Ibu Abang). Leia dan Abang ini cukup dekat, Abang suka sama Leia, dan Bunda tau itu, walaupun Abang nggak pernah cerita, tapi dari perbedaan sikap Abang kalo dekat sama Leia, Bunda yakin Abang benar-benar suka sama Leia. Beberapa waktu kemudian, Hans (adik Abang) salah satu anak bunda juga, datang dari luar negeri. Hans suka sama Leia, Leia juga suka sama Hans, dan ..... silahkan tebak endingnya !
Salah satu kutipan yang paling aku suka dari bagian ini adalah
“Seratus sempurna, kamu satu lebih sempurna”
2       Firasat
Sutradara : Rachel Maryam
Pemeran : Asmirandah (Senja), Dwi Sasono (Panca), Widyawati (Ibu Senja)
Soundtrack : Firasat (Raisa)
Firasat ini mengisahkan beberapa orang yang punya firasat kuat terhadap apa yang akan terjadi. Senja, salah satu anggota klub firasat yang (kalau nggak salah) diketuai Panca. Senja ini dulu pernah punya firasat kalau Ayah dan Adiknya bakal meninggal, dan ternyata firasat dia benar, sejak itu dia mulai takut dengan pertanda-pertanda lain yang menggambarkan dia bakal kehilangan orang-orang yang dia sayang. Suatu hari, Senja punya firasat bakal kehilangan Panca, orang yang juga diam-diam dia suka, Senja punya firasat nggak enak, apalagi waktu Panca pamit buat pulang ke Padang. Senja takut banget dan berusaha menahan Panca, tapi dia nggak bisa menahan Panca.

3     Hanya Isyarat
Sutradara : Happy Salma
Pemeran : Amanda Soekasah (Al), Hamish Daud (Raga)
Soundtrack : Hanya Isyarat (Drew)
Ini cerita yang paling paling paling aku suka bangetttt !!! nggak tau kenapa. Hehe. Suka dari segi ceritanya, suka akting para pemainnya, suka soundtrack-nya, suka banget lah.
Dikisahkan, Al bergabung di suatu klub backpacker. Di filmnya sih Cuma ada 5 anggota klub ini. Al jatuh cinta diam-diam pada salah satu anggotanya, Raga. Al sangat mengagumi Raga, secara diam-diam. Bahkan  saking diam-diamnya, Al nggak tau warna bola mata Raga. Atau mungkin lebih tepatnya nggak pernah nunjukkin perhatiannya secara terang-terangan gitu ya(?) Sampai akhirnya ada game yang bikin mereka berlima ini ngumpul dan menceritakan pegalaman paling menyedihkan dalam hidupnya. Waktu giliran Raga, patah hatilah si Al. Raga pernah punya pengalaman mati suri, sejak itu dia melakukan perjalanan spiritual(?) yang bikin dia nggak mencari apa-apa selain kedamaian. Maksudnya nggak mikir tentang harta, tahta, apalagi cinta, bukan itu yang Raga cari. Raga ini sosok yang punya prinsip sangat kuat, si Al akhirnya paham kalau cintanya mungkin nggak bakal terbalas, akhirnya Al pun menceritakan kisah patah hatinya saat itu juga. Tapi disini bukan secara langsung menceritakan kalau dia patah hati bla-bla-bla, pokoknya ceritanya dikemas apikkk serius ! :”)
Kalimat yang paling aku suka disini adalah :
“Aku jatuh cinta pada seseorang yang hanya sanggup aku gapai sebatas punggungnya saja, tapi sekarang aku sudah tau warna matanya, coklat muda, dan itu sudah cukup ”

4     Cicak di Dinding
Sutradara : Cathy Sharon
Pemeran : Sophia Latjuba (Saras), Yama Carlos (Taja), Tio Pakusadewo (Irwan)
Soundtrack : Cicak di Dinding (Dira Sugandi)
Awalnya Taja dan Saras bertemu di salah satu cafe, nah mereka ini menjalin hubungan “dewasa” gitulah. Saras dan Taja ini cocok banget kalo ngobrol, tapi sayangnya Saras sering ngilang secara misterius. Sampai akhirnya secara nggak sengaja mereka ketemu lagi di salah satu pameran lukis bang Irwan (Taja salah satu pelukis yang lukisannya dipamerkan di pameran bang Irwan), teman baik Taja yang ternyata calon suami Saras. Nah kaget banget kan si Taja, karena Taja ini ternyata jatuh cinta tulus sama Saras. Di hari pernikahan Saras dan Irwan, Taja nggak dateng, tapi Taja ngasih hiasan dinding yang bisa diliat kalau lampunya mati, semacam lampu yang nempel di dinding(?) berbentuk cicak, sama kayak tato Saras. Disitu Saras baru tau kalo ternyata Taja punya banyak kesamaan sama dia, salah satunya hewan favorit mereka, cicak karena filosofinya.

5.   Curhat Buat Sahabat
Sutradara : Olga Lidya
Pemeran : Acha Septriasa (Amanda), Indra Birowo ( Reggie), Tetty Liz Indriati ( Ibu Reggie)
Soundtrack : Curhat Buat Sahabat ( Acha Septriasa + Tohpati)
Kalau ini sih sahabat jadi cinta. Atau mungkin sahabat karena ada cinta(?) Reggie dan Amanda udah lama banget bersahabat. Amanda ini beberapa kali punya pacar yang sering nyakitin dia, begitu dia sedih, dia pasti datang ke Reggie buat curhat tentang apapun, dia pasti langsung dateng ke kios fotokopi  Reggie. Sampai suatu hari, Amanda jatuh sakit, disini dia benar-benar nggak punya siapa-siapa buat dimintai tolong, selain Reggie. Tiap Amanda minta tolong sesuatu Reggie pasti langsung dateng, tapi sayangnya Amanda nggak peka dan nganggep itu kebaikan sebagai sahabat

Film rectoverso ini menurutku unik sih, masing-masing cerita punya soundtrack yang berbeda, tergantung situasi dan kondisi yang lagi dialamin. [Dewi Lestari emang keren banget, nulis buku sama bikin lagunya :')]
Iya sih film ini udah agak lumayan lama yaaa, sekitar 2 tahun lalu. Tapi jujur aja, film ini hampir nggak pernah absen jadi tontonan wajib kalau lagi liburan, galau-galau melow gitu laah yaaa,wkwk. Meskipun udah nonton berulangkali masih tetap nangis karena filmnya emang bagus. Hehee. Sudah baca novelnya juga, dan menurutku ada beberapa part yang beda, sama bagusnya. kok, sama-sama bikin air mata tumpah  hehee. Mungkin kalo baca novelnya bisa sekalian baca cerpen lain yang nggak difilmkan yaa, masalah soundtrack jangan khawatir !!! tiap cerpen di novelnya  juga ada lirik lagu yang kisahnya sama kayak cerpen itu, nah bisa lah yaa baca cerpennya sambil dengerin lagunya. Yang masih punya waktu liburan dan bingung mau ngapain, bisa jadi nonton film dan novel ini adalah pilihan yang tepat untuk mengisi liburan:) hehehe. Selamat menonton / membaca !
*CMIIW*

Sabtu, 11 Juli 2015

Pejuang SBMPTN 2015! (2-end)

Akhirnya penantian sebulan itu terjawab ! :")
Iya penantian satu bulan nunggu hasil SBMPTN yang bikin kepikiran terusss. Antara rasa optimis dan pesimis udah kayak perang sendiri.. wkwk alay sih, tapi sungguhan. Banyak yang bilang kalo kita harus selalu optimis terhadap apapun, tapi manusiawi kan kalo saking takutnya akhirnya pesimis juga, gimana yaaa.. semacam mempersiapkan diri untuk kemungkinan terburuk aja sih, menurutku pesimis dikit boleh lah yaa(?) duikiiiittt aja sih tapi, harusnya banyak optimisnya:)
Pertengahan bulan Juni sampai akhir bulan Juni sih satu hari berasa lamaaa sekali, karena emang nggak tau mau ngapain di rumah, jadi isinya diem-diem aja nunggu pengumuman.Sempat mikir buat liat jawaban SBMPTN yang udah ada, pengen  tau aja kira-kira dapat nilai berapa, tapi apalah dayaaa terlalu takut buat tau berapa nilainya. hiks.
Begitu udah masuk bulan Juli, entah kenapa rasanya hari lebih cepat (?) udah tanggal 5, tanggal 8... dan jeng jengg!!! tanggal 9 Juli.
Beda sama waktu pengumuman SNM, tanggal 9 Juli kemarin mungkin agak lebih tenang(?) udah berusaha menerima apapun hasil yang terbaik, apapun dan dimanapun itu.
Pengumuman SBMPTN bisa diliat jam 5 sore, detik-detik sebelum jam 5 sore udah banyak ngomong-ngomong sama Mama kira-kira plan selanjutnya apa, daftar disini kapan, daftar um di luar kota kapan, dan sebagainya... pokoknya apapun hasilnya harus diterima, kalaupun itu nggak sesuai harapan nggak boleh sedih lama-lama. Tingkat persaingan SBMPTN tinggiii sekali kayak yang pernah aku bilang, bersaing sama ribuan peserta hebat lainnya itu cukup bikin sangat deg2an :") udah banyak pikiran macam-macam lah. Belum lagi aku yang ngerasa persiapan kemarin masih kuranggg karena baru nyiapin belajar sbm sebulan sebelumnya, padahal banyak kakak kelas yang bilang seenggaknya nyicil dari awal kelas xii lah buat sbm. Ini nih tips buat yang kelas xii biar nyiapin sbmnya nggak mendadak biar benar-benar siap kalo sbm. 
17.00..... belum bisa buka webnya, mungkin karena terlalu banyak diakses yaa. Sampai habis buka puasa, sholat maghrib dulu biar tenang, daaannnnn...... ALHAMDUILLAH ! Rasanya nggak bisa berhenti bersyukurrr habis liat pengumuman itu, akhirnyaaa ..... alhamdulillah lolos di Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya :'))
Rasa syukur, senang, haru semuanya campur aduklah pokoknya. Berapa menit kemudian udah dapat kabar dari teman-teman yang lain. Ada yang sudah diterima sesuai harapan, ada juga yang mungkin belum rezeki.
Selamat buat yang sudah diterima sbmptn! Ingat, ini bukan akhir, ini baru awal, harus terus berjuang di dunia perkuliahan yang luar biasa :')))
Buat yang belum diterima, tetap semangat berjuang di um dan tes-tes apapun, semoga semua urusannya lancar ! aamiin
Buat yang kelas xii, saran aja siih kalo bisa udah mulai nyicil belajar sbm (ini kata banyak orang) biar waktu tes udah terbiasa ngerjain soal-soalnya. Semangattt !!!

Sabtu, 13 Juni 2015

Pejuang SBMPTN 2015

Pernah nggak sih ngerasain ditolak? Iya, sakit banget yaaa:")
Ceritanya lebih dari sebulan yang lalu ditolak.... ditolak jalur SNMPTN maksudnya. hiks. Mungkin diterima di PTN lewat jalur undangan (SNMPTN) itu udah jadi harapan buat hampir semua siswa-siswi kelas XII yaaa, siapa sih yang nggak pengen diterima jalur snmptn, dimana kita udah bisa tenang dapat kampus diantara yang lain yang masih deg-deg-an sbmptn atau tes-tes lain(?) Tapi setiap hal pasti punya 2 kemungkinan kan? "Ya" atau "Tidak", diterima atau enggak. Kalau ya (diterima), alhamdulillah bersyukur. Kalau enggak (ditolak), bukan berarti dunia kita berhenti kan? sedih? pasti. Sebenernya ngerasa sok ide juga sih bilang gini. Toh tanggal 9 Mei kemarin juga nangis-nangis gara-gara pengumuman. Tapi nangis sedih-sedih terus juga nggak nyelesaiin masalah sih, nggak mengubah hasil juga. Yaudah deh pada akhirnya.... berusaha semangat lagi. 
Jalan buat masuk PTN itu nggak cuma lewat SNMPTN (undangan) Masih ada SBMPTN, UM, SIMAK, PPMB dll. Karena kemarin-kemarin nggak boleh kuliah di luar kota, yaudah, salah satu tes yang aku ikutin adalah SBMPTN. Jadi SBMPTN ini tes buat masuk PTN yang bisa diikutin peserta lulusan tahun ini,tahun 2014 dan tahun 2013, kebayang kan seberapa banyak pesertanya? kebayang kan gimana rasanya berebut kursi buat kuliah diantara ribuan anak? hmm makannya ini yang bikin takut dan kepikiran banget sih. Denger cerita beberapa kakak kelas soal SBMPTN, baca-baca blog soal pengalaman SBMPTN, diceritain kakak tentor di tempat les soal SBMPTN, yang bilang kalo soal SBMPTN beberapa kali lipat lebih susah dari soal Unas, itu bikin makin hmm gimana yaa, di satu sisi emang bikin makin takut, tapi di sisi lain juga jadi pacuan biar makin semangat belajarnya sih, ditambah juga liat beberapa teman, kayak Adel yang ikut camp sebulan buat persiapan sbm, Dea yang berangkat les dari pagi baru pulang sore buat intensif sbm juga, jadi ngerasa kayak harus makin siap nih liat yang lain pada semangat banget:')) 
Daaaan.... jeng-jenggg!!!
9 Juni kemarin adalah hari tes SBMPTN-nya. Ngerasa kayaknya waktu itu cepat banget, belum benar-benar paham semuanya, eh udah hari H aja. Yaudah berusaha semaksimal mungkin dan ngilangin pemikiran-pemikiran kalau soal SBM itu sesulit yang diceritain... tapi tetep aja emang sulit :( waktu pulang akhirnya mikirrr banget, apa sih yang bikin soalnya sesulit itu, and finally aku tauuuu. Emang sih soalnya dibikin lebih rumit dari Unas, tapi faktor lain yang bikin itu sulit adalah waktu !  Gimana enggak, soal Unas aja cuma 50-60 soal dan pilihan ganda, waktunya 120 menit. Nah ini yang lebih rumit, ada yang pilihan ganda, sebab-akibat, pilihan yang pake nomor 1-2-3-4, ditambah skor nilai Benar=4, Kosong = 0, Salah= -1 waktu buat TKPA-nya cuma 105 menit, dan tes soshumnya cuma 75 menit padahal kan perlu ekstra hati-hati buat jawab, hiks. Oh iyaa satu lagi, peserta SBMPTN yang sangat banyak sekaliiii yang makin bikin deg-deg-an :"
Sejujurnya dari kemarin cukup berambisi buat kuliah di satu kampus yang udah jadi impian dari dulu (pasti banyak yg gitu juga?hehe) , tapi makin kesini makin harus bisa ikhlas nyerahin semua hasilnya sama Allah. Sudah cukup berusaha, tinggal berdoa dan nunggu hasilnya. Masih banyak juga perguruan tinggi yang sama bagusnya. Mama bilang kalo kita perlu punya plan A, B, C dst, jadi kalo udah nggak mungkin plan A ya plan B, kalo gak bisa plan B ya plan C, begitu seterusnya. Tetap semangat pejuang SBMPTN nunggu pengumuman ! semangat yang besok tes utul ugm dan simak ui ! semangat juga buat yg ikut tes-tes lain ! Percaya kalo Allah pasti punya rencana terbaiknya:') Semangatttt !!!
*CMIIW*

Sabtu, 09 Mei 2015

Masih harus berjuang lagi. Semangat ! :')

Sabtu, 02 Mei 2015

Pengalaman Unas CBT

Hai :)
Ceritanya ada yang barusan selesai UNAS dan mulai persiapan buat PTN :') hehee. Jujur aja sih, Ujian Nasional tahun ini beda sama tahun-tahun sebelumnya. Kenapa? Ujian Nasional tahun ini tidak digunakan sebagai penentu kelulusan, tapi digunakan sebagai pemerataan mutu pendidikan. Ada beberapa perbedaan lain sih, tapi salah satu perbedaan yang menurutku paling mencolok adalah sistem yang digunakan.
Tahun ini, Ujian Nasional dibagi menjadi 2 sistem, sistem pertama sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yaitu Paper Based Test atau disebut PBT, sedangkan sistem lainnya yaitu Computer Based Test atau disebut CBT, nah CBT inilah sistem baru yang membedakan Unas tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Sistem CBT ini masih tergolong baru, jadi belum semua sekolah menggunakan sistem ini, cuma beberapa sekolah yang kalo nggak salah disebut 'pilot project' Unas CBT ini. Kebetulan, di Surabaya, cukup banyak sekolah yang menggunakan sistem CBT ini, salah satunya sekolahku yang juga menggunakan sistem CBT. Sejujurnya sempat kepikiran, takut berlebihan gitulah, takut kalo komputernya hang, takut jaringan kenapa-kenapa, pokoknya banyak banget pikiran komputernya kenapa-kenapa, terus waktunya habis dan sebagainya-__-banyak berdoa biar nggak kenapa-kenapa :) Perbedaan lain yang membedakan PBT dan CBT adalah jumlah mata pelajaran yang diujikan dalam satu hari. Di tingkat SMA, ada 6 mata pelajaran yang diujikan, nah, kalo PBT satu hari ada dua pelajaran yang diujikan, jadi PBT memerlukan waktu 3 hari ujian, sedangakan CBT setiap satu harinya cuma mengujikan satu mata pelajaran, jadi kita Unas selama 6 hari, kebayang nggak tuh gimana Unas 6 hari ? :')
Kenapa CBT lama? Karena Unas CBT di masing-masing sekolah dibagi jadi 3 sesi, mungkin karena jumlah komputer dan jaringan yang digunakan gitu yaa jadi dibagi sesi-sesinya. sesi terakhir baru mulai ujian jam 14.00-16.00 jadi kan rasanya susah kalo CBT juga 2 mata pelajaran sehari, susah bagi waktunya (?) Jadi sistemnya CBT ini di kartu peserta kita udah ada username dan password yang digunakan untuk log in ke soal ujian kita.
Sebenernya cukup bersyukur sih, satu hari satu mata pelajaran, soalnya jadi bisa fokus sama pelajaran yang diujikan, bisa bener-bener yakin gitulah. hehee. 
Sebelum Unas, pasti ada try out kan? Nah, selama try out itu bener-bener berusaha memperhatikan setiap detail gimana sih CBT ini, alhamdulillah selama try out nggak ada kendala yang cukup serius, jadi mulai hilang dikit-dikitlah pemikiran yang enggak-enggak soal Unas CBT ini. Yappp dan hari terus berjalan sampai akhirnya tibalah hari Ujian Nasional !
Jujur, waktu pertama kali sampai di sekolah sekitar 45 menit sebelum Unas, masih belum ngerasa deg-deg-an banget kayak Unas waktu SMP gitu sih masih bisa ketawa-ketawa waktu belajar bareng teman-teman sebelum ujian, entah kenapa dan waktu bel masuk ruang ujian yaudah masih biasa aja, waktu ngerjain juga masih berusaha tenang, tiap ketemu soal susah atau agak rumit dan aku tandain untuk dibaca lagi emang sengaja aku lompati untuk dikerjain di akhir setelah soal lain terjawab, nggak kerasa gitu udah sampai soal nomor terakhir, daaaan tiba-tiba aku nge-blank dan klik kata "selesai" padahal masih kosong belasan nomor dan masih ada waktu 1 jam lebih nggak paham juga waktu itu ngantuk atau gimana, langsung ada peringatan gitu kan "Apakah Anda Yakin?" langsung kaget, langsung gupuh 'aku tadi ngapain-___-' langsung sadar gitu dan klik "Tidak". Akhirnya bisa kembali ke halaman soal-soal sebelumnya dan mencoba tenang :') Mulai hari itu langsung deh overthinking-nya kambuh benar-benar ngecek tiap nomor, teliti dan nggak boleh panik ! hehee. Ternyata yang ngalamain hal ini nggak cuma aku, tapi ada juga beberapa teman aku yang cukup nge-blank atau gimana sampe dia klik tulisan "log out" sebelum klik kata "selesai" di soal nomor terakhir, kata Pak Nanang, Bu Robi, dan Pak Zaenal sih, kalo nggak klik "selesai" dulu nanti jawaban kita nggak tersimpan, makin paniklah si teman aku ini, tapi ternyata setelah log in lagi, jawabannya masih ada kok, jadi tinggal log-in lagi, klik nomor terakhir soal itu, klik "selesai" dan log out. Selama Unas kemarin sih, alhamdulillah di sekolah aku lancar-lancar aja, tiap ada kendala sama komputernya masih bisa ditangani sama guru-guru super libels, dan bapak-ibu pengawas ujian yang juga nggak kalah supernya :') Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk mengawasi jalannya Unas di sekolah kami pak, bu :)

pejuang unas sesi 2 ruang 4 (sebelum ujian)
pejuang unas sesi 3 ruang 4 (sebelum ujian)
sesudah sesi 2 dan sebelum sesi 3, habis bahas liburan kelas, berdoa bareng, yakin pasti bakal kangen masa ini :')
nb : terima kasih pak nanang yang sudah baik sekali mengabadikan setiap momen berarti bagi kami selama unas :')
Hmmm entah mau nulis apa lagi, semoga kita sukses bersama ya teman-teman ! Semoga hasil yang nantinya didapat sesuai dengan hasil kerja keras belajar kita selama ini. Semoga nilai Unas bagus dan diterima di kampus yang kita inginkan. Aaamiin :)
oh iya, buntu banget cari judul buat tulisan ini, koreksi saya kalo emang ada yg salah, hehee. makasih :)

Senin, 02 Februari 2015

2015 !

Goodbye 2014, Hello 2015 !
Rasanya emang telat banget baru nulis ini sekarang, tapi yaudah lah yaa. Hehe. Rasanya di 2014 udah banyak banget yg dilewatin, ada tawa, canda, deg-deg-an, galau, sedih, nangis, marah, senang yang sampe nggak bisa dijelasin kenapa juga ada, lengkap deh pokoknya :’) Sejujurnya ngerasa belum memanfaatkan waktu di 2014 dengan baik, masih banyak kata “nanti aja deh.. besok aja” intinya nunda-nunda hal yang sebenarnya harus dikerjain. Keseringan ngikutin mood juga, pas lagi males jadi males terusss, nah ini perlu diubah di 2015. Hehe. Nggak ada toleransi lagi buat menunda, jadi nyesel kan-_-
Banyak banget pelajaran yang didapat di 2014, harus lebih bersyukur, lebih baik rajin, dan lebih lebih yang lebih baik. Terima kasih yang udah baik di 2014, yang udah bikin sedih, bikin marah, bikin nebak nggak jelas, bikin ketawa, bikin senang semuanyaaa terima kasih. Mulai janji buat nggak mengulang kebodohan di tahun 2014. Wkwkwk.
Cukup bersyukur sama apa yang udah dilewatin di 2014, banyak yang perlu diperbaiki juga. Momen yang bikin sedih, galau dihapus aja, nggak boleh nyimpan dendam, yang udah yaudah :)
Februari 2015 ya.... makin dekat sama UNAS !  Iyaaa, ujian kelas 3 SMA. Udah mulai sibuk ujian praktik, UTS semester 6, Ujian Sekolah dll, semoga buat semua yang lagi ujian juga lancar ! Kalo ditanya “udah siap?” sebenarnya sih belum. Masih banyak yang perlu dipelajari, belum benar-benar paham, dan kadang nggak teliti. Hmm. Tapi nggakpapa, mumpung masih ada waktu buat belajar, ya harus dikejar !
Kalo nggak salah di tempat les pernah ditanya “Sekolahmu ikut UNAS online?” 
“IYA”, iyaa sekolah aku sepertinya bakal UNAS Online. Rasanya makin nambah kecemasan menuju UNAS aja, mungkin emang aku yg berlebihan mikir yang enggak-enggak, tapi kalo udah jalannya ya harus dihadapi kan? Banyak mikir sisi positifnya aja. Semangat semuanyaaa ! Semoga 2015 semakin baik dalam segala hal. Aamiin :)